Sabtu, 28 Juni 2014

pertumbuhan penduduk dan tingkat kemiskinan



Aceh Miskin, Miliki 12 Daerah Tertinggal
 
Jakarta - Jakarta sebagai barometer ekonomi Indonesia telah menetapkan Upah Minimum Propinsi (UMP) sebesar Rp.2.441.301.-, berarti penghasilan buruh sudah sangat memadai. Indonesia sudah berhasil mengatasi berbagai krisis dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat, tapi NKRI masih menyimpan sedikitnya 183 kabupaten/daerah tertinggal (DT).

Pada umumnya daerah/kabupaten tertinggal itu berada di kawasan timur Indonesia (70%). Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Helmy Faishal Zaini, berjanji akan memberikan prioritas pemasangan listrik dan pengadaan air bersih di daerah tertinggal dan sudah tersedia dana Rp.1 triliun. Dari 92 pulau terluar di NKRI, sebanyak 66 pulau berpenghuni dan 24 pulau akan mendapat prioritas pertama.
Di Propinsi Papua terdapat 27 DT, Jabar 2 DT. Propinsi Aceh hingga saat ini masih menghadapi persoalan kemiskinan. Di Propinsi Aceh kemiskinan jumlahnya masih sangat besar . Di propinsi itu terdapat 12 DT, diantaranya Kabupaten Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Gayo Lues, Bener Meriah dan beberapa kabupaten lainnya.
Kemiskinan dan pengangguran di Aceh juga diakui oleh Rektor Universitas Syah Kuala, Prof.Dr.Ir. Syamsul Rizal M.Eng, saat mewisuda lulusan Unsyah. Rektor itu mengungkapkan, bahwa Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah serta Anggaran Pendapatan yang melimpah pula, tapi kemiskinan dan pengangguran masih tinggi. Kemiskinan di Aceh mencapai 18,58% diatas angka nasional yang hanya 12,66 %. Pengangguran di Aceh mencapai 9,10% dari angkatan kerja. Rektor itu juga mengungkap tentang pengrusakan alam terjadi hampir di setiap sudut daerah di Aceh.
Di Sumatera Utara terdapat 6 DT yakni, Kabupatean Nias, Tapanuli Tengah, Nias Selatan, Pak-Pak Barat, Nias Barat dan Nias Utara. 6 DT ini sangat mengharapkan kebijakan pihak Pemda Propsu dan Pemda setempat untuk membangun kawasan ini agar setara dengan daerah lainnya di Sumut.
Media massa masih selalu menyiarkan berita tentang gedung sekolah yang roboh di berbagai daerah, jembatan putus, juga gizi buruk, warga kelaparan, serta warga sakit parah yang tidak mampu berobat karena biaya mahal. Hal itu sebagai indikasi, bahwa di negeri masih banyak kemiskinan.
Kabupaten Bontang Propinsi Kalimantan Timur yang merupakan daerah terkaya di Indonesia pantas jadi contoh. Kabupaten Bontang memiliki PDB Rp.368,05 juta pertahun sementara penduduknya hanya sekitar 140.000 jiwa di 3 kecamatan dengan hasil bumi berupa LNG, pupuk, batu bara, dan minyak. Kabupaten Mimika di Papua juga merupakan kabupaten terkaya di Indonesia, disamping Kediri sebagai penghasil rokok terbesar. [005-Neraca] .http://theglobejournal.com/Ekonomi/aceh-miskin-miliki-12-daerah-tertinggal/index.php
OPINI
Dari permasalahan diatas. Pemerintah pusat harus lebih tegas untuk mengintai perkembangn di masing-masing daerah karna tidak sedikitnya daerah tersebut masih berpenghasilan minim. Rata-rata penduduk yang berpenghasilan minim atau tidak punya pekerjaan sama sekali akan berdampak bagi daerah itu sendiri. Meskipun pemerintah pusat sudah berusaha demi kepentingan rakyatnya namun ada beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengambil hak mereka.
Seharusnya mentri pembangunan daerah tertinggal harus lebih tanggap atas permasalan tersebut. Banyaknya permasalahan yang sama namun hasil yang belum tuntas disebabkan ada oknum yang tidak bertanggung jawab. Mentri tersebut harus ikut ke lapangan untuk berpartisipasi guna perbaikan untuk kesejahteraan rakyatnya. Karena banyaknya daerah yang masih harus diperhatikan oleh pemerintah itu sendiri.
Pengungkapan rektor tersebut mespesifikan daerah aceh sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran mencapai 18,58% dan 9,10% menandakan pemerintah daerah tersebut tidak sigap dalam penyelesaian suatu masalah. Dan lagi perusakan alam yang sudah menyebar didaerah aceh akan berdampak pada penghasilan masyarakat itu sendiri karna tidak bisa mengolah sumberdaya alam di aceh.


Sabtu, 29 Maret 2014

Dampak Lingkungan



Tersangka pembakaran lahan Riau ditangkap
Terbaru  20 Maret 2014 - 14:57 WIB 
Kebakaran lahan di Riau terjadi rutin setiap tahun.
Satuan tugas penegakan hukum dan polda Riau menangkap 71 tersangka terkait pembakaran lahan di Riau, 27 orang di antaranya ditangkap di Bengkalis.
"Mereka di Bengkalis strukturnya adalah masyarakat, aparat desa, pemiliki modal, ketua adat suku Sakai kemudian kelompok tani, dan korporasi," kata Kepala Polres Bengkalis Ajun Komisaris Besar Andry Wibowo kepada Rizki Washarti dari BBC Indonesia.
Para tersangka, lanjutnya, memiliki peran sesuai dengan keahlian mereka, seperti petani yang membuka lahan atau korporasi yang memberikan modal untuk membayar orang guna membakar lahan.
Khusus pemilik modal mencakup individu yang memiliki uang, perusahaan, kelompok tani dan juga korporasi.
"Motif utama adalah ekonomi, baik untuk keluarga maupun perusahaan," ungkap Andry yang terlibat dalam satuan tugas.
Andry juga menyatakan mereka sudah menangkap penanggung jawab satu korporasi dan satu korporasi lainnya masih berada dalam DPO.
Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo menyatakan kondisi di Provinsi Riau hingga Kamis siang (20/03) cerah dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar.
"Jadi kalau kita bandingkan sebelum dan selama bapak presiden ada di Riau, maka kemajuan yang dilakukan oleh Satgas Operasi Terpadu ini sangat banyak dan signifikan," ujar Sutopo.

http://ww.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/03/140320_riau_Asap_Kebakaran_tersangka.

OPINI:
 Kebakaran di riau diakibatkan karena ulah manusianya yang ingin membuka lahan pertanian dengan cara di bakar, akibat perlakuan orang orang yang tidak bertanggung jawab tersebut merugikan pihak nasional yang mengakibatkan asap pembakaran yang meluas dan asapnya kemana kemana akibat dari asap tersebut mengganggu berapa pihak seperti penerbangan  domisili dan internasional tidak di Negara sendiri yang asapnya mengganggu, sampe sampe ke Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore akibat perbuatan orang orang tersebut dampak lingkungan yang diakibatkan hutan menjadi gundul dan gersang, keamanan hutan setempat sangat lah kualahan untuk memadamkan api yang menjalar ke barbagai titik api karena angin yang sangat kencang meniup dari berbagai arah oleh karena itu dari pihak keamanan tida ada henti hentinya untuk menangkap para orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, karena ingin untung diri sendiri maka dia merusak lingkungan yang ada dan merugikan banyak pihak nasional maupun internasional